Make your own free website on Tripod.com

Tarif SW dana kecelakaan lalin naik

Kupang, PK

Terhitung mulai 1 November 1997, tarif sumbangan wajib (SW) dana kecelakaan lalu lintas jalan dan kartu dana naik dari tarif sebelumnya. Perubahan tarif tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No 47/KM.017 tanggal 6 Oktober 1997.

Kepala PT Jasa Rahardja (Persero) Cabang Kupang, Drs. Sitorus kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Kamis (30/10) menjelaskan, jenis kendaraan sepeda motor 50 cc, mobil ambulans, mobil jenazah dan mobil pemadam kebakaran SW tidak ada, tarif lama untuk kartu dana (KD) Rp 1.000,00, tarif baru tanpa pungutan SW, dan kartu dana dikenakan Rp 2.000,00.

Sumbangan wajib (SW) traktor, buldozer, forklif, mobil derek tarif lama sebesar SW Rp 6.000,00 naik menjadi Rp 8.000,00 dan KD dari Rp 1.000,00 menjadi Rp 2.000,00, sehingga total SW sebesar Rp 10.000,00. Untuk sepeda motor, sepeda kumbang, dan scooter diatas 50 cc dan kendaraan roda tiga tarif lama SW Rp 5.000,00 naik menjadi Rp 10.000,00 dan KD dari Rp 1.000,00 menjadi Rp 2.000,00, sehingga total SW Rp 12.000,00. Kendaraan plat hitam jenis pick up, mobil barang sampai 2.400 cc, sedan, jepp, dan mobil penumpang sampai dengan delanpan tempat duduk (bukan angkutan umum) tarif lama untuk SW dari Rp 14.000,00 menjadi Rp 28.000,00 dan KD dari Rp 1.000,00 menjadi 2.000,00 sehingga total Rp 30.000,00. Tarif lama SW dan KD seluruhnya sebesar Rp 15.000,00.

Kendaraan plat kuning khusus mobil penumpang sampai dengan delapan tempat duduk, mini bus, sedan dan jenis angkutan umum tarif lama SW Rp 14.000,00 menjadi Rp 22.000,00, KD dari Rp 1.000,00 jadi Rp 2.000,00 seluruhnya sebesar Rp 24.000,00. Kendaraan plat hitam jenis bus, mikrolet dan mobil penumpang di atas delapan tempat duduk tarif lama untuk SW Rp 14.000,00, KD Rp 1.000,00 naik menjadi Rp 35.000,00 untuk SW dan KD Rp Rp 2.000,00 sehingga total Rp 37.000,00. Kendaraan plat kuning jenis bus, mikrolet dan mobil penumpang di atas delapan tempat duduk tarif lama untuk SW Rp 18.000,00, KD Rp 1.000,00, tarif baru naik menjadi Rp 30.000 untuk SW dan KD Rp 2.000,00, total Rp 32.000,00.

Jenis kendaran truk, mobil tangki, mobil gandengan dan mobil barang di atas 2.400 cc, truk kontainer dan sejenisnya tari lama untuk SW Rp 27.000,00 dan KD Rp 1.000,00 naik menjadi Rp Rp 45.000,00 untuk SD dan KD Rp 2.000,00 sehingga total Rp 47.000,00.

Dana santunan kecelakaan lalu lintas naik dari Rp 2 juta menjadi Rp 5 juta, berlaku sejak 6 Oktober 1997 jam 00,00. Cacat tubuh (CT) dari Rp 2 juta menjadi Rp 5 juta, biaya pengobatan ketentuan lama Rp 1 juta naik menjadi Rp 2,5 juta. Biaya penguburan ketentuan lama Rp 100.000,00 naik menjadi Rp 500.000,00.

Realisasi pembayaran dana santunan, jelas Sitorus, sampai September 1997 untuk kecelakaan hingga meninggal dunia berjumlah 295 orang dengan besar santunan Rp 708.604.550,00. Luka-luka 436 orang, jumlah santunan yang diserahkan Rp 192.150.139,00. Cacat tubuh 18 orang, dengan jumlah dana santunan yang diserahkan Rp 69.559.000,00. Total korban 749 orang dengan besarnya santunan yang telah diserahkan Rp 4.947.616.168,00. (wjr)